Bali.. selalu ada cerita tentang keindahannya

Pulau Bali.. tak pernah habis cerita tentang keindahannya, meskipun sudah beberapa kali mengunjungi Pulau ini. Pulau ini memang sudah dinugerahi Allah keindahan yang abadi. Segala aspek kehidupan yang ada di Pulau ini sudah ditakdirkan indah. Tinggal bagaimana manusia memeliharanya.

Trip kali ini saya berangkat hanya berdua dengan adik saya. Keberangkatan kami ke Bali menggunakan pesawat dari Bandara Huseinsastranegara, berangkat Tanggal 22 September 2014 dan kembali Tanggal 25 September 2014. Karena minim budget kami pun mempersiapkan segala kebutuhan trip sejak di Bandung, dari hotel, destinasi wisata, transportasi, sampai tiket tour sudah kami book dr sebelumnya. Berikut cerita kami di Pulau Bali.

Senin, 22 September 2014

Tiba di Bandara Ngurah Rai yang ketika itu baru beres renovasinya, sekitar pukul 17.05 waktu Bali. Diantar taxi bandara, kami menuju Tune Hotel Seminyak Double Six dengan ongkos Rp 80.000. Tiba di Hotel yang lokasinya dekat dengan Pantai Seminyak dan sedikit masuk ke gang, kami beristirahat sebentar sebelum berkeliling Kuta. Perlu diketahui, hotel ini cocok untuk yang akan trip dengan minim budget, murah, bersih, dan tidak terlalu bising. Selanjutnya, kami berkeliling Kuta sekalian makan malam menggunakan motor yang disewa di dekat hotel. Harga sewa motor saat itu Rp 50.000 per hari. Malam itu kami makan bubur hongkong di warung Laota, tempat makan ini selalu menjadi destinasi wajib buat saya ketika ke Bali, dan ternyata saya pangling dengan warung Laota sekarang, tempatnya sudah di renovasi. Kenyang makan bubur Laota, kamipun kembali ke Hotel.

10562996_10204778405241559_3079657153405128806_n

Kamar Tune Hotel Seminyak

Tune Hotel Seminyak

Tune Hotel Seminyak

Warung Laota Kuta Bali

Warung Laota Kuta Bali

Selasa, 23 September 2014

Pantai Lovina,

Sesuai dengan jadwal yang sudah di siapkan sejak di Bandung, hari ini kami memilih mengunjungi daerah utara Bali dengan mengikuti 1 day tour. Pukul 03.00 subuh kami sudah dijemput di hotel untuk menuju Pantai Lovina. Perjalanan ke Pantai Lovina dari Kuta memakan waktu sekitar 3 jam kurang. Perlu menggunakan perahu untuk melihat Lumba-lumba. Saat detik-detik matahari terbit itulah lumba-lumba akan bermunculan dihadapan kita dengan atraksinya yang lucu ditengah Laut yang bening dan bersih.

C360_2014-09-23-06-33-29-924

10675517_10204778411401713_5144400496591548630_n 1922367_10204778411201708_647952918013386759_n

Pemandian air Panas di Kec. Banjar, Buleleng

Sebenarnya pemandian air panas ini sama seperti pemandian air panas di Jawa Barat pada umumnya, yang membedakan adalah ornamen yang ada di Pemandian ini. Karena saya sedang berhalangan, jadinya saya hanya berkeliling saja. Padahal inginnya nyebur.

20140923_090346

20140923_084754

Air Terjun Gitgit Buleleng

Menempuh jarak sekitar 2 Km jalan setapak untuk melihat air terjun ini. Sepanjang perjalanannya kita akan melihat pohon-pohon cengkeh dan pohon rempah lainnya yang hasilnya dijual di situ juga oleh petani setempat.

Pura Ulundanu

Perjalanan menuju Pura Ulundanu, kami disuguhkan keindahan Danau kembar yang dilihat dari jalan yang kami lewati. Bali utara ini memang berelief Pegunungan, udaranya sejuk, banyak pepohonan, dan tidak seramai di Kuta. Tiba di Pura Ulundanu, kami di suguhkan keindahan Pura dan Gunung Batur. Trip hari ini ditutup dengan menyantap makan siang di restoran di lokasi wisata.

CYMERA_20141219_055726

Selasa, 24 September 2015

Untuk Trip hari ini kami tidak menggunakan jasa travel, bermodal Goolge maps serta menyewa mobil kecil (Ayla), kami menuju Selatan Bali.

Pantai Suluban/ Blue Point Beach

Arah jalan menuju pantai ini sama dengan arah menuju Pura Uluwatu, dan memang Pantai ini segaris lurus dengan Pura Uluwatu, posisinya masih dekat Pura uluwatu. Pantai ini menjorok kedalam dan tidak selebar Pantai lainnya, seringnya digunakan untuk bermain surfing, karena ombaknya besar. Ratusan anak tangga perlu dilewati untuk menuju Pantai ini. Beberapa meter sebelum pantai, akan ditemukan kios-kios yang menjual kerajinan Bali serta yang menawarkan jasa untuk belajar surfing.

1970719_10204778428322136_5341425959172943877_n

Pantai Padang-Padang

Pantai Padang-Padang ini semakin terkenal sejak film Eat,Pray,Love. Dan terus terang saya juga tertarik ingin kesini karena Film itu. Lokasi Pantai ini tidak terlalu jauh dari Pantai Suluban, hanya menuruni jalan sekitar 1 Km, dan Pantai pun sudah terlihat dari jembatan yang dilewati. Untuk sampai ke Pantai ini, kami harus menuruni anak tangga yang cukup jauh serta jalan kecil yang diapit bebatuan. Ketika kami kesini, suasana saat itu sedang ramai sekali, banyak turis yang berenang dan bermain papan surfing. Pantainya indah dan bersih.

10616116_10204778438202383_2462351549488627636_n

Pantai Pandawa

Sekitar setengah jam menuju Pantai ini dari Pantai Padang-Padang, Pantai yang masih di benahi ini memang memiliki keunikan sendiri, yaitu batu-batu kapur besar yang menghiasi ketika akan memasuki Pantai ini. Berbeda dari Pantai sebelumnya, Pantai ini sangat lebar. Banyak olahraga yang dilakukan di Pantai ini, diantaranya Perahu Canoe dan Paragliding. Puas dengan perjalanan hari ini, kami pun kembali ke Kuta.

10557317_10204778438602393_7319095829679437740_n (1)

1488321_10204778468083130_4032043707945384205_n

10386825_10204778438922401_8141583088889646481_n

Rabu, 25 September 2014

Setengah 6 pagi kami menuju Bandara, karena akan flight ke Bandung pukul 08.00 pagi.

Sekian Trip kami di Bali. Happy dan seru tentunya.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s