Family Trip to DIY Yogyakarta and Gunung Kidul (Goa Pindul, Sungai Oya, Goa Sriti, Pantai Indrayanti)

Dalam rangka liburan keluarga, kami memutuskan berlibur ke kota Yogyakarta. Kota serat dengan budaya jawanya dan simbol Keraton yang menarik para wisatawan berkunjung kesana. Memulai perjalanan dari stasiun Kiara condong Bandung menggunakan kereta api pukul 7 pagi dan sampai di stasiun Tugu Yogjakarta pukul 3 sore.

malioboro

Malioboro

Setiba disana langsung check-in Hotel dan setelah istirahat sebentar, kami pun memulai perjalanan ke Malioboro. Dengan berjalan kaki, kami menelusuri Malioboro, shopping sambil menikmati atmosfer kota Yogyakarta. Tak lupa kami mencicipi kuliner khas disini, salah satunya yaitu lumpiah. lumpiah goreng ini rasanya enak, di goreng secara mendadak, dengan isi sayur,ayam,dan telur puyuh, di lumuri sedikit bawang putih halus diatasnya dan dilengkapi dengan acar yang segar. hemmm, manyus. lumpiah ini berada di depan toko sami jaya dekat dengan mall Malioboro.

C360_2013-06-14-19-23-57_org

Gulai Kepala Ikan

Kenyang menikmati Malioboro, saatnya makan besar, hasil pencarian di paman Google, tempat yang menarik buat kami datangi adalah Gulai Kepala Ikan mas Agus, hanya karena tidak tahu pastinya dimana saya mendatangi Gulai kepala Ikan Bang Jo. Tetapi ternyata tak salah juga memilih ini, rasanya enak, sadap, dan yang pasti Murah. Makan ber-4 dengan menu 3 ikan+5 piring nasi+4es jeniper+1 wedang secang= 65ribu saja.  Sudah makan saatnya istirahat.

Destini selanjutnya adalah wilayah Gunung Kidul. Kami memilih tujuan wisata Goa Pindul, Sungai Oya, Goa Sriti, Pantai Indrayanti. Alhamdulillah semuanya bisa kami datangi dengan bimbingan GPS.

Goa Pindul, Sungai Oya, Goa Sriti

Waktu yang ditempuh dari Kota Yogyakarta menuju tempat ini sekitar 1 setengah jam perjalanan, jalannya berkelok tapi bagus. Seperti menuju lembang kalo di Bandung. Sesampainya disana, akan langsung di sodorkan menu cuve tubing Goa dan sungai. Kami pun tertarik dengan semua tempat, untuk paket Goa Pindul, Goa Sriti, dan Sungai Oya dikenankan tarif 90.000/ orang, sudah termasuk pelampung dan alat pengaman lainnya sampai transportasi menuju tempatnya.

Goa Pindul, inilah destinasi pertama yang di datangi, panjang Goa ini sekitar 250m, dan diputari menggunakan ban besar, untuk yang tidak bisa berenang tidak usah takut, karena aman. Goa pIndul ini terdiri dari Salaktit dan salakmit yang indah dengan bentuk yang bermacam-macam, bahkan jenis batu-batu ynag terbentukpun bermacam-macam. Yang menarik disini terdapat salaktit terbesar di Indonesia yang ujungnya tidak terlihat, serta terdapat batu yang dipercaya sebagai simbol keperkasaan laki-laki, dan tetesan air batu kristal yang dipercaya dapat membuat cantik dan awet muda wanita.

Goa Pindul

Goa Pindul

goa pindul

goa pindul

Sungai Oya, destinasi berikutnya. Membutuhkan perjalanan lagi menuju tempat ini, jalan setapak dikelilingi pohon-pohon kayu putih  menemani perjalanan ke Sungai Oya, tetapi jaraknya dekat, hanya menanjak dan jalanannya batu. River Tubing di Sungai ini cukup lama, hampir 2 jam. Sungainya luas, tetapi jeramnya tidak terlalu banyak, ketika di tengah perjalanan akan melihat batu pinggiran sungai yang sangt indah seperti karang, serta air terjun.

sungai Oya

sungai Oya

Air Terjun Sungai Oya

Air Terjun Sungai Oya

Perjalanan menuju Sungai Oya

Perjalanan menuju Sungai Oya

Goa Sriti, inilah wisata yang cukup menegangkan dan memacu andrenalin. Teringat seperti di film Tomb Rider. Sebenarnya kita hanya melewati Goa yang panjangnya sekitar 300m, cuman Goa ini berbeda dengan Goa Pindul, kita tidak menggunakan ban, hanya berjalan kaki. Goa ini sangat dalam dan gelap sekali, hanya ada penerangan senter yang dibawa oleh pemandu. Memasuki Goa ini harus menuruni anak tangga yang cukup curam dan panjang. Didalamnya sama seperti Goa Pindul, terdapat batu-batu serta salaktit dan salakmit yang indah. Ruang berjalannya sangt terbatas, bahkan ada yang hanya pas sebadan kita. Kedalaman airnya antara selutut sampai sedagu orang dewasa.

Goa Sriti

Goa Sriti

Goa Sriti

Goa Sriti

Selesai sudah menikmati tempat wisata Goa Pindul, Sungai Oya, dan Goa Sriti. Yang perlu diperhatikan, kita sebagai wisatawan harus mentaati segala peraturan yang diarahkan oleh pemandu, dan berlaku sopan di tempat wisata.

Indrayanti Beach

Pantai Indrayanti tampak samping

Pantai Indrayanti, adalah pantai dengan pasir putihnya yang sangat indah. Pantai ini adalah pantai yang paling Timur diantara deretan pantai-pantai di selatan Gunung Kidul (pantai drini,pantai krakal, pantai baron, dll). Pantai ini memang belum seramai pantai-pantai yang sudah tersohor. Membutuhkan waktu sekitar 1 jam menuju pantai ini dari Goa Pindul. Penunjuk arah ke pantai ini memang tidak ada, ikuti saja penunjuk arah pantai   atau pantai Baron, atau bertanya kepada warga sekitar. Ketika sudah sampai akan ada Gerbang masuk menuju wisata pantai, dari situ sekitar setengah jam menuju Indrayanti. Kami sampai di pantai ini ketika matahari akan tenggelam dan berganti malam, karena lelah dari Goa, kami pun hanya bersantai-santai dan makan malam di restoran pinggir pantai sambil menikmati angin pantai serta suara ombak yang mendamaikan dunia.

Berwisata dan travelling berarti bersyukur dan mengagumi ciptaan Allah swt.

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti

Life guard

Pasir putih Indrayanti

Dinner

Dinner di Pantai Indrayanti

Pasir putih

Pasir Putih Indrayanti

Batu Indrayanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s