Kucing oh kucing…

Emosi ku naik klo liat kucing, apa lagi tuh kucing ngedeketin, ikh!… so deket bgt sih kucing. Kucing dimataku benar2 tidak adalucu2nya.

Mungkin aku termasuk minoritas karena tidak suka kucing. Secara orang2 seneng banget ama kucing. Disayang, digendong2, diusap2, dikasi tempat tidur, dll. Banyak temen aku yang suka banget ma kucing, reaksi2 klo liat kucing “Ikh lucuuu…” sambil usap2, “Ikh memeng kasian banget.. ibunya kemana..?”, seringkali mereka mengetahui kondisi physikologis si kucing, apakah dia sedang kesakitan karena terluka, ato sedang kecapean, kecewa, sedang pacaran, bahkan menangis karena sedih. Mungkin hal ini terjadi karena adanya ikatan batin yang dalam antara kucing dan penyuka kucing.

Dulu ketika masih kanak2, aku sempet berani megang2 kucing, tapi setelah aku menemukan hal-hal buruk tentang kucing, aku jadi tidak suka dan tidak tertarik sedikit pun dengan kucing, karena….

1. Dirumah aku sering kedatangan kucing lebih dari 1, mereka seneng banget diem dirumah, ada satu kucing yang diem dirumah dari dia kecil mpe udah lumayan dewasa, sekarang udah 5 kali berojolin anaknya dalam waktu 3 bulan sekali. Serriiiiing bgt tuh kucing mengandung. Anehnya sampai hamil kesekian kalinya, aku tidak pernah tahu siapa ayah dari anak2 kucing. Kelakuan si kucing itu setiap pagi tidur, dan malam tiba dia berkeliaran. Kaya kupu2 malem aja tuh kucing. Nah, ketika dia melahirkan, repotlah aku, selain membuat keributan di para, kutu2 kucing bertebaran dan membuatku gatel2. Udah 2 kali kena kutu kucing. Mpe ke dokter. Kucing adalah penyebar kutu.

2. Suatu hari ketika ramadhan tiba, setelah tarawih disimpanlah 2 ekor pecel lele dan 1 ekor bebek goreng di meja makan yang udah ditutup tudung saji untuk dimakan ketika sahur. Ehhhh… ketika sahur, shock! makanan itu hilang semua, tinggal sisa2 bumbu2 garing yang tersisa dengan posisi tudung saji bergeser. Dasar Maling!!

3. Saat akan mengambil baju setrikaan di kamar si bibi, aku mencium bau2 atem, haseum2, amis.. kaya t_i kucing. Eh bener donk, ada di tumpukan baju, Ikh……. Jijik bgt! Sembarangan bgt buang hajatnya…

4. Suatu ketika, aku pergi mengantar mamah belanja untuk oleh2, cape bgt saat itu. Pergi pagi beres sore. Gempor dah pokonya. Sampai rumah segera bergegas menuju kamar karena mendambakan kasur yang empuk dan dingin. Aku pun segera tumbang. Asiiiiiiiiik bgt, eh 5 detik kemudian terdengar suara “meoong..”. HUAAAAAA… Kuciiing!!!!! ada kucing di selimutku. Diusirlah kucing itu segera dengan cara paksa dan kasar. Dasar, Tidur seenaknya! Dari situ, klo aku pergi aktivitas, selalu kunci kamar.

Itulah sebagian dari banyak pengalamanku bersama kucing. Makannya mpe sekarang aku ga dikasih suka ma kucing.

3 comments

  1. adeuhhh meni rajin bgt nulis nya.. neng tau g yg d tanyain supir angkot(pupung) itu teh anaknya bu yanti yg rmhnya asalny dbwh rmh neng….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s