Bikin Paspor Online di Kantor Imigrasi Bandung

Banyak mendengar cerita kalo pembuatan paspor itu memerlukan proses yang cukup panjang, memakan waktu yang lama, dan mahal. Tapi kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang pembuatan paspor yang tidak perlu memakan waktu yang panjang, yaitu pembuatan paspor secara online.

pembuatan paspor secara online memang belum tenar, masih sedikit orang yang menempuh cara ini atau bahkan yang tahu pun masih segelintir orang. Menurut saya, dalam membuat paspor lebih baik dengan cara online dibandingkan dengan cara manual, tapi dengan alasan tertentu mungkin ada beberapa orang yang lebih baik memilih manual. Berikut pengalaman saya dalam membuat paspor online.

pembuatan paspor ini di urus oleh saya sendiri. Sebelumnya saya sudah membaca beberapa referensi tentang pembuatan paspor online dan membuka web imigrasi tentang petunjuk pembuatan paspor online. Dokumen-dokumen yang harus disiapkan dan di scan adalah KTP, KK, dan Akte/Surat Nikah/Ijazah. Hari jumat malam (1 November 2013) saya melakukan daftar pra permohonan di sini di pembuatan paspor secara online. Yang dilakukan di pra permohonan adalah :

  1. mengisi biodata lengkap
  2. mengupload dokumen, dengan format jpg (upload tidak akan berhasil ketika siza file terlalu besar)
  3. menerima dan cetak bukti penyerahan pra permohonan ke Kantor Imigrasi sesuai dengan tanggal yang kita pilih

Ketika itu saya memilih Hari Rabu 6 November 2013 untuk menyerahkan dokumen identitas diri ke Kantor Imigrasi (Kanim).  Dokumen yang harus disiapkan untuk diserahkan adalah :

  • Asli dan Fotokopi KTP (fotokopi di kertas A4, dengan muka belakang KTP di bagian atas kertas dan muka depan KTP di bagian bawah kertas), KK, dan Akte/Surat Nikah/Ijazah (sebaikanya dipisahkan antara yg asli dan fotokopi serta disimpan di map agar tidak tercecer)
  • Surat Rekomendasi dari Kantor tentang pembuatan paspor (Karena saya karyawan)
  • Materai 6000

Tibalah saya di Kanim kelas 1 Bandung pukul 07.15 pagi. Ketika itu sudah banyak orang yang datang, tetapi Kanim baru dibuka pukul 07.30 pagi,  Kanim yang sekarang bangunannya baru, bersih, dan lebih nyaman. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengambil nomor antrian ke bagian pengambilan nomor antri sebelah kiri dari pintu masuk, untuk pendaftar online jangan lupa bilang “nomor antrian untuk online”, saya mendapat nomor antrian C003, untuk pendaftar online nomor antriannya dibedakan dengan pendaftar manual. Kemudian ke meja sebelahnya untuk mengambil formulir permohonan dan surat pernyataan. Karena saya sudah pernah mengambil formulir, surat pennyataan, map kuning di tahun sebelumnya, dan sudah mengisinya di rumah, maka saya pun langsung mencari tempat duduk saja dekat dengan loket C.

Pukul 07.30 petugas mulai memulai pelayanan, hanya menunggu 15 menit giliran saya dipanggil, fotokopi dokumen persyaratan saya serahkan, setelah di verifikasi lalu saya diberikan bukti pra permohonan dan waktu untuk melakukan proses selanjutnya yaitu pembayaran, foto, dan wawancara pada pukul 14.00 siang. Proses ini kurang dari 10 menit, dan saya pun kembali ke kantor dulu karena masih lama ke pukul 14.00 siang.

Pukul 13.30 saya sudah sampai di Kanim, langsung mengambil nomor antrian untuk proses selanjutnya, dan mendapat nomor antrian F054. Kemudian menyerahkan bukti penyerahan pra permohonan dan nomor antrian ke Loket F, Setelah itu membayar biaya paspor sebesar Rp 255.000;. Selanjutnya menunggu giliran untuk di foto, oh iya untuk proses pembayaran,foto, dan wawancara tidak bisa diwakilkan dan harus memakai pakaian rapih, berkemeja, dan tidak boleh memakai sendal jepit. Setelah di foto, menuju sesi wawancara, di sesi ini di tanya mau kemana dan ngapain, jawab saja apa apa adanya. Setelah itu petugas memberikan tanda pengambilan paspor, jadwal pengambilan paspor yaitu di hari senin tanggal 11 November 2013.

Senin 11 November 2013, saya sampai di Kanim Pukul 07.50, dan mendapat nomor antrian J072, sekitar 2 jam saya menunggu giliran untuk mengambil paspor, lumayan lama, karena untuk pengambilan paspor tidak di bedakan antara yang online dan yang manual. Sebaiknya datang lebih awal untuk mendapatkan nomor antrian yang lebih kecil. Dan akhirnya paspor sudah di tangan saya.

Selesai deh pembuatan Paspor Online di Kanim Bandung. Untuk yang ingin mengurus paspor sendiri, saya menyarankan untuk mendaftar online, hanya 2 kali datang ke Kanim dan prosesnya tidak memakan waktu yang lama dibandingkan dengan pambuatan Paspor yang tidak online.

About these ads

14 comments

  1. Saya berkali-kali input di laman pra-pendaftaran secara on-line. Tetapi saat saya pilih kanim kelas 1 Bandung, dan cek kedatangan di kanim, yang muncul pesan : -2: Saf not connected to other party. Seharusnya bila ini dilakukan on-line, dapat dilayani kapanpun karena bukan manusia yang bekerja. Oleh karena itu saya kritisi bahwa pendaftaran secara on-line pun masih membutuhkan penyempurnaan

    1. Saya coba jawab. Kemungkinan server imigrasi sedang down karena banyaknya yg mengajukan paspor online secara bersamaan.pastikan anda tidak mengaksesnya di jam-jam sibuk dan koneksi internet anda stabil.makasih

  2. Rencana akan memperpanjang paspor, tapi website kantor imigrasi bandung sudah tidak aktif beberapa hari ini. Dapat informasi dari orang dalam imigrasi Bandung, onlinenya sudah tidak aktif, sehingga applikan paspor antri dari jam 04.00 pagi, sementara antrian nomor dibatasi hanya 100 0rang tiap hari.

    Gimana Nih Kanim Bandung, sudah zaman teknologi informasi gini yang sangan membantu memecahkan masalah-masalah antrian seperti ini. Jangan sampai masyarakat jadi menduga-duga, online sengaja ditiadakan, agar orang yang terdesak keperluannya mengambil jalur tol/pintas yag lebih mahal yang faktanya juga difasilitasi.

    1. Imigrasi bandung sedang melakukan peralihan sistem pelayanan,sehingga masyarakat dapat langsung diproses foto dan wawancara saat berkas diterima,
      (sebelumnya foto dan wawancara dilakukan 2 hari setelah berkas diterima).
      Untuk itu antrian dibatasi karena terbatasnya waktu pelayanan.
      Permohonan online tetap ada,perhari dibatasi 50 permohonan.

  3. mba, KK sama akte asli aku kan ada di rumah (rumahku di jakarta) , nah sementara aku daftar paspor online mintanya di Kanim Bandung (karena lagi kuliah di bandung), itu pas ke kanim aku cuma bawa fotocopyan aja gapapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s