Heart Voice
Manusia boleh memiliki keinginan,
manusia boleh mengaharapkan dan mendambakan sesuatu,
Tapi kali ini aku tidak boleh, karena aku beda.
Aku dibedakan.
Entah apa reason dari semua larangan itu.. aku masi ingin tahu.
Kenapa aku tidak boleh??
apa aku special? atau mungkin aku hina?
Masihkah pandangan dan pemikiran yang sangat minimalis harus diterapkan kepadaku, sehingga aku harus menjalankan kehidupannku dengan segala kemampuan yang dibatasi.
Aku sedih. aku menangis. aku curhat sama Allah. kenapa aku harus tersudutkan..
Ampuni aku y Allah..
Bulan Ramadhan
Alhamdulillah….
aku masih bisa dipertemukan dengan bulan suci ini, Bulan Ramadhan. Bulan dimana sluruh umat muslim melaksanakan ibadah puasa. Senin-kamis aku berada di Karawang, ngejalanin tugas. Jumat sore pulang kampung, pulang ke bandung. hawa panas berubah menjadi hawa yang sejuk, really cool. Di karawang, kulit aku jadi gatel2, anehnya pas k bdg biasa lagi, mungkin belum cocok dengan udara dan hawa disana yg super panas dan gersang.
Aku absen taraweh pertama, padahal pengen banget. Bandung macet gara2nya. Gila y bandung makin padet! Sampai akhirnya sahur. Nikmat banget, hari pertama sahur dengan keluarga tercinta, dan ngejalanin puasa pertama dengan keluarga.
Mudah2an di Bulan ini banyak berkah yang di dapet, puasa lancar, dilipatkan pahalanya, dan selalu di Lindungi oleh Allah SWT amieen.
Selamat menjalankan ibadah puasa y..
Bersyukur..
Aku masih yang seperti dulu… tapi semua ku jalani berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya..
semuanya ku pilih dengan segala harapan…
tak pernah lupa dengan ucapan syukur selalu..
kali ini aku dengan pekerjaan baru, mungkin untuk teman2ku ada yang bertolakbelakang dan anti dengan lembaga milik pemerintah ini.. tapi itu semua hanya ungkapan pendapat dalam obrolan biasa.. aku tetap menjalankannya meskipun banyak sekali tanggungjawab dan konsekuensinya.. karena sudah kupilih itu, semoga juga selalu diridhoi oleh Nya.. meskipun harus aku tekan idealisme ku disini…
kembali kepada orang yang pernah lama singgah di kehidupanku, orang yang ingin berubah untuk tidak egois lg… aku pilih dia, tentunya dengan segala harapan.. semoga dia bisa berubah. aku pilih dia karena dia ingin berubah bersamaku. semoga 2011 semuanya tercapai.
yang jelas aku bersyukur kepada Nya..
akhirnya bisa ngepost jg…
setelah berabad2 lamanya.. lebay…
sebenernya banyak info dan cerita nih.. tp yg mana dulu y yg diceritain…,,
but now im feel so tired.. really tired..
aktivitas penuh, dengan jarak antar daerah…
semoga apa yang dijalankan skr banyak yang bisa di petik dikemudian hari..
not too late
i hope this not now…
when i didnt feel that u said that…
its not too late..
but i not feel that yet…
kenapa harus egois…
robot mungkin bisa denger keegoisan itu..
tapi aku manusia….
im a human..
im just people…
ASIKNYA ARUNG JERAM Di SITU CILENCA, PANGALENGAN
Kawasan Wisata kabupaten Bandung ternyata banyak menyimpan keindahan dan keunikan tersendiri bagi wisatawan-wisatawan. Selama ini daerah Pangalengan kurang diminati untuk di kunjungi dalam acara wisata. Padahal daerah ini dapat dijadikan alternative untuk melakukan wisata. Apalagi buat temen2 yang pengen banget refreshing tapi budgetnya Cuma ada dikit, cocok banget kalo datang kesini.
Memang dari dulu aku pengen banget nyobain arung jeram, gara2 sering liat di tv –acara2 kaya jejak petualang,dsb- kayanya seru, menantang, asik bgt… hanya yang aku liat lokasi arung jeram yang paling deket dari Bandung ada di Citarik Sukabumi, tapi ternyata eh ternyata ada yang lebih deket yaitu di Situ Cilenca, Pangalengan. Dan akhirnya aku bergegas kesana untuk mencobanya, aku berangkat bareng keluarga. Kebetulan lagi masa liburan. Perjalanan dari rumah sekitar 2 jam, dan senangnya perjalanan menjuju kesana lancar dan ga macet. Tiba kesana sekitar pukul 2an. Pemandangan yang langsung aku liat yaitu situ, atau danau yang gede banget namanya Situ Cilenca. Angin berhembus seger banget, apalagi itu dataran tinggi, sejuuuk banget. Tiba di pintu masuk wisata kami disambut petugas. HTM ke tempat wisata adalah Rp 3000 /orang dan mobil Rp 5000, lumayan murah kan! Selain arung jeram, temen2 bisa coba flying fox, perahu di danau, atau duduk di pinggir danau sambil menikmati bandrek hangat dengan hembusan angin sepoi-sepoi bareng pasangannya…hallah…
Tiba disana papahku langsung mencari provider arung jeram – kebetulan sebelumnya papahku sudah mencobanya-, kalo ga salah disana ada 3 group provider arung jeram, tapi lupa lagi namanya bahkan provider yang aku pake saat itu, hehehe, seinget ku salahsatu nama providernya adalah Mandala. Tim provider menyiapkan peralatanya. Saran aku, temen2 mending pake kaos biasa, celana pendek, dan sandal jepit aja, coz ntar bakal basah banget. Ketika semua peralatan siap, komandonya memberikan arahan, sebaiknya simak dan dengarkan dengan baik, karena berhubungan dengan keselamatan kita. Sebagai pemanasan, perahu dibawa ke danau dan kita belajar mendayung. Lalu… This is the Show…! Langsung ke sungai…
Dalam benak, aku udah mikir jauh banget atas apa yang akan terjadi pada saat arung jeram.. padahal dikenyataannya jauh dari apa yang aku pikirin. Sungai yang dilalui ga begitu lebar, dan jeram2nya ga begitu tinggi. Jadi untuk yang baru cobain cocok bgt disini… Air sungainya juga bersih, tapi untuk kesananya jadi kecoklatan.
Yang paling seru di arung jeram adalah ketika melewati jeram, biasanya aba2 dari komandannya kalo ada jeram yaitu “BOOM”. Seru abis pokonya!
Perjalanan arung jeram sekitar 2 jam, dan aku puas banget. Setelah beres, kita langsung bilas di kamar mandi yang disediakan, dan disajikan minum the walini… nikmat banget, lagi cape disajiin the anget… Oia tarif untuk setiap provider beda2, dan bisa ditawar. Untuk perorang, aku dikenakan tarif Rp 125.000, tapi kalo ditambah makan dikenakan Rp 150.000/ orang. Denger2 si tarif yang ditawarkan untuk semua provider ga lebih dari Rp 200ribu.
Face On The Spot,,,,,
Tiba2 aku dikasi PR ni ma ivan, meskipun ga ngerti maksud pr ini buat apa..hehe..
Ok de langsung aja.
This is the rules :
- take a recent photo of yourself or take a picture of yourself right now
- don’t change your clothes, don’t fix your hair, just take a picture
- post that picture with no editing
- post this instruction with your picture
- tag 10 people to do this
I got the picture!

Lagi santey kerja taunya ada telp
Dah. BEres Van….
Antara kebohongan dan kebenaran…
Waktu itu adzan magrib berkumandang, Hujan rintik-rintik tidak begitu deras mengantarkan sore ke malam yang gelap, jendela dan gorden rumah ditutup, lampu-lampu menerangi semua sudut gelap ruang dunia ini. Transisi warna langit beserta pergerakan awan terpandang dengan jelas. Kegagahan mentari disiang hari sirna digantikan kemilaunya bintang dan hangatnya bulan. Lalulintas manusia lenyap dan hilang.
Aku menoleh ke arah suara itu, ternyata ada percakapan antara ibuku dengan soerang nenek-nenek tua yang tidak ku kenal. Nenek tua itu berbahasa sunda, tapi aku tidak menyimak perkataannya, karena jarak membuat suaranya tidak jelas. Tiba-tiba ibuku menghampiri, “Tolong ajak bicara nenek itu”, sementara ibuku berjalan ke arah kamarnya.
Saat itu aku mulai berbicara dengan nenek tua itu. Aku tanya domisilinya, dia bilang kalo dia hidup sebatang kara, dia tinggal di kampung dekat pasar Ujung Berung, yang jarak dari rumahku cukup jauh sekali, sekitark 2 km. Dalam hati aku hanya bergumam, Ya ampun… seorang wanita yang sudah tua, sebatangkara, jalannya pun sudah bongkok, harus jauh2 menempuh jarak yang cukup jauh, malem2, untuk apa?. Terlintas teringat nenekku yang aku panggil “emak”. Apa anaknya, saudaranya, atau tetangganya tidakkah memberikan pertolongan. Teganya.
Disela2 itu ayahku menghampirinya. Ayahku tak berucap. Nenek itu yang memulai percakapan. Percakapan yang bermaksud memuji dan menyanjung ayahku. Disebut rupawan, bijaksana, gagah. Ayahku hanya senyum tak berucap.
Disaat itu ibuku datang dari kamarnya. ” Bu.. ini saya kasih uang, tapi mungkin hanya cukup untuk makan ibu aja, kebetulan saya juga ada banyak keperluan, diterima tidak?”. Aku lihat ibuku memberi 20ribu. Raut muka nenek itu terlihat menurun. Aku simpulkan dia tidak puas dengan apa yang diberikan ibuku. Sepertinya ibuku membaca raut muka wanita tua itu. ” Aduh neng, ya udah 200ribu aja.. ada tidak?”. Ibuku tersenyum. “Kalo memberi itu kan yang penting ikhlas bu…”. Sepertinya nenek itu kecewa, dia diam seribu basa. Pujian dan sanjungan yang sebelumnya dilontarkan dengan berkoar-koar tiba-tiba sirna dan berubah menjadi raut muka yang kecewa.
Kekecewaan tiu mengantar nenek itu pulang. Entah kemana. Padahal aku ingin sekali mengikuti beliau, mencari kebenaran atas semua yang terjadi dengan nenek tua itu. Aku takut kalau ternyata nenek setua itu hanya dijadikan objek dan korban oleh orang-orang yang berhati busuk. Tapi malam begitu larut. Hujan belum juga berhenti.
Aku curious dengan percakapan antara ibuku dan nenek tua tadi. Ibuku bilang tidak mengenal nenek itu samasekali, dia bercerita dia butuh uang untuk operainya senilai 500ribu. Tapi entah kenapa ibuku kurang yakin atas semua ceritanya. Bahkan domisilinya tidak jelas.
Saat tubuhku kubaringkan di tempat tidur aku berdoa Ya Allah seandainya nenek tua tadi benar semua perkataannya, semua ucapannya, semua kesulitannya, semua kenyataannya yang ada, tolong mudahkan jalannya, tapi seandainya semua itu hanya mengelabui, menipu, dan membohongi, sadarkanlah dan arahkan ke jalan yang benar. Dan maafkan jika tindakan kami salah.
Crazzy bout vampire
Sekuat2nya cewe pasti pengen donk ada yang ngelindungin… Seneng bgt deh klo cewe dilindungin, apalagi klo cwonya kaya Edward Cullen. Hahaha…., aku lg kegilaan ni ma film ini. Sebenernya cerita film ini klasik bgt, yaitu percintaan seorang manusia dengan vampire. Tapi g tau kenapa pas nonton film ini ngerasa kebawa aja. Filmnya romantis bgt.
Yang bikin gereget tuh tokoh utamanya.. Edward Cullen. Karakternya cool bgt…
Emang si aku belum baca novelnya, denger2 si kalo di film lebih menonjolkan keromantisannya Makanya pengen beli bukunya, biar bisa ngebandingin…..
-
Archives
- September 2009 (1)
- August 2009 (1)
- May 2009 (1)
- March 2009 (1)
- January 2009 (2)
- December 2008 (3)
- November 2008 (3)
- October 2008 (6)
- September 2008 (5)
- August 2008 (3)
- July 2008 (6)
- June 2008 (2)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
